««•»»إِنِّي وَجَدْتُ امْرَأَةً تَمْلِكُهُمْ وَأُوتِيَتْ مِنْ كُلِّ شَيْءٍ وَلَهَا عَرْشٌ عَظِيمٌ
««•»»
innii wajadtu imra-atan tamlikuhum wauutiyat min kulli syay-in walahaa 'arsyun 'azhiimun
««•»»
Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita {1096} yang memerintah mereka, dan dia dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai singgasana yang besar.
{1096} Yaitu ratu Balqis yang memerintah kerajaan Sabaiyah di zaman Nabi Sulaiman.
««•»»I found a woman ruling over them, and she has been given everything, and she has a great throne.
««•»»
Ayat ini menerangkan bahwa burung Hud-hud menyampaikan kepada Nabi Sulaiman as pengetahuan-pengetahuan dan pengalaman-pengalaman yang diperolehnya lama dalam perjalanan. Ia telah menemukan suatu negeri yang benar besar dan kaya raya yang diperintah oleh seseorang ratu yang cantik, yang mempunyai singgasana yang besar lagi indah.
Dalam ayat ini dipahami bahwa tiga hal mengenai negeri Saba' yang disampaikan oleh burung Hud-hud kepada Nabi Sulaiman as:
- Negeri Saba' itu diperintah oleh ratu cantik, yang memerintah negerinya dengan baik dan bijaksana.
- Ratu itu memerintah dengan perlengkapan yang cukup, yaitu segala sesuatu yang diperlukan dalam pemerintahan, seperti harta dan kekayaan, tentara yang kuat dan sebagainya.
- Ratu mempunyai singgasana yang indah lagi besar, yang menunjukkan kebesaran dan pengaruh kekuasaannya, baik terhadap rakyat maupun terhadap negeri-negeri yang berada di sekitarnya.
Kaum Saba' itu termasyhur di dalam sejarah sebagai orang-orang yang bergerak dalam bidang perniagaan. Jalan-jalan perniagaan laut dan darat bertemu di negeri Yaman itu. Barang perniagaan itu dibawa dari timur jauh (Indonesia, Malaya, India, dan Cina) ke benua Barat dengan melai Persia, Yaman, Suriah, dan Mesir, dari Suriah dan Mesir diteruskan ke Eropa. Dengan demikian daerah Yaman merupakah sebuah mata rantai dari daerah rantai perniagaan yang menghubungkan benua timur dengan benua barat. Kaum Saba' memegang peranan yang besar dalam melancarkan perniagaan antara benua Timur dan benua barat itu. Negeri Yaman mempunyai armada laut dan kafilah-kafilah darat untuk mengangkut perniagaan itu, sedang kota Ma'rib di waktu itu merupakan suatu kota internasional.
Barang-barang yang diperniagakan ialah hasil bumi dan barang-barang kerajaan Timur Jauh itu, ditambah dengan hasil bumi negeri Yaman yang melimpah ruah, karena memang daerah Yaman adalah-daerah yang amat makmur. Di waktu kembali dari Eropah, Mesir dan Suriah saudagar-saudagar itu membawa tekstil ke Timur.
Kemakmuran negeri Yaman disebabkan adanya bendungan-bendungan air yang dibangun oleh raja-raja Sabaiyah itu. Di antaranya sebuah bendungan raksasa di kota Ma'rib yang dikenal dengan bendungan Ma'rib. Dengan adanya bendungan Ma'rib ini kaum Saba' dapat mengadakan irigasi yang teratur, yang menyebabkan daerah Yaman menjadi subur, dan mengeluarkan hasil yang melimpah sehingga Alquran sendiri menyebutkan bahwa kesuburan negeri Yaman itu adalah salah satu dari tanda-tanda kekuasaan Tuhan.
Adapun wanita atau raja yang memerintah kaum Saba' yang disebutkan dalam ayat itu dikenal dengan nama "Balqis" yang masa pemerintahannya adalah semasa dengan pemerintahan Nabi Sulaiman as. Ia adalah putri dari Syurahil yang juga berasal dari keturunan Ya'rub bin Qahtan. Sekalipun Balqis adalah seorang wanita, namun ia sanggup membawa rakyat Saba' kepada kemakmuran dan ketenteraman. Ia adalah seorang yang dicintai oleh rakyatnya. Dalam sejarah dikenal dengan sebutan "Malikatus Saba'" (Ratu Saba': The Queen of Sheba).
Kerajaan Saba' ini lama juga hidupnya, kemudian oleh karena mereka berpaling dari seruan Tuhan dan mendustakan para Rasul dan tidak mensyukuri nikmat Allah, bahkan tenggelam dalam segala macam kenikmatan dan kemewahan hidup, maka Tuhan menghancurkan mereka dengan air bah yang amat besar. Air ini ditimbulkan dengan runtuhnya Saddu Ma'rib bendungan raksasa yang tadniya menjadi sumber kemakmuran negeri mereka. Dengan runtuhnya bendungan Ma'rib ini dan terjadinya air bah yang amat besar itu maka hancurlah kota Ma'rib, dan robohlah kerajaan Sabaiyah itu'.
(Lihat QS. Saba [34]:15-17)
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
(Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka) dia adalah ratu mereka bernama Balqis (dan dia dianugerahi segala sesuatu) yang diperlukan oleh seorang raja, seperti perlengkapan senjata dan peralatan lainnya (serta mempunyai singgasana) tempat duduk raja (yang besar) panjangnya kira-kira delapan puluh hasta dan lebarnya empat puluh hasta, sedangkan tingginya tiga puluh hasta, semuanya terbuat dari emas dan perak, kemudian bertahtakan mutiara, batu permata yaqut merah, batu zabarjad yang hijau dan tiang-tiangnya terbuat dari yaqut merah, zabarjad yang hijau dan zamrud. Kemudian singgasana itu memiliki tujuh pintu masuk yang selalu dijaga dengan ketat sekali.
««•»»
I found a woman ruling over them, in other words, she was their queen, her name Bilqīs; and she has been given [an abundance] of all things, that kings might require, in the way of machines and instruments, and she possesses a great throne — its length was 80 cubits, its width 40 cubits, its height 30 cubits, and was made of gold and silver, encrusted with pearls, rubies, chrysolite, and emeralds, with its legs made of rubies, chrysolite and emeralds, containing seven [inner] doors, the door of each chamber shut.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
•[AYAT 22]•[AYAT 24]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
23of93
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=27&tAyahNo=23&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#27:23
I found a woman ruling over them, in other words, she was their queen, her name Bilqīs; and she has been given [an abundance] of all things, that kings might require, in the way of machines and instruments, and she possesses a great throne — its length was 80 cubits, its width 40 cubits, its height 30 cubits, and was made of gold and silver, encrusted with pearls, rubies, chrysolite, and emeralds, with its legs made of rubies, chrysolite and emeralds, containing seven [inner] doors, the door of each chamber shut.
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
•[AYAT 22]•[AYAT 24]•
•[KEMBALI]•
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
23of93
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=27&tAyahNo=23&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2
http://al-quran.info/#27:23

Tidak ada komentar:
Posting Komentar